Updates from September, 2010 Toggle Comment Threads | Pintasan Keyboard

  • Bowwow 5:35 am on September 27, 2010 Permalink | Balas  

    Instrumentasi Bab I 

    Bab 1

    Pengantar


    Saat ini teknologi berkembangan dengan cepat dan terus-menerus tanpa henti, akan cukup ambisius untuk mengembangkan dan menyajikan program yang diklaim dapat menutupi setiap jenis industri pengukuran peralatan. Artikel ini tidak dimaksudkan untuk menjadi ensiklopedi instrumentasi dan kontrol katup, melainkan panduan pelatihan untuk mendapatkan pengalaman dalam lingkungan yang berubah dengan cepatnya.

    Artikel ini bertujuan untuk memandu setiap personil yang terlibat dengan proses pengukuran untuk lebih berpengalaman dalam bidang tersebut. Hal ini juga dirancang untuk memberikan siswa dasar pada analisa proses dan memilih solusi yang cocok untuk masalah mereka.

    `

    1.1 Konsep Dasar Pengukuran dan Kontrol

    `

    Himpunan satuan dasar yang digunakan pada Artikel ini adalah sistem satuan SI. Hal ini dapat diringkas dalam tabel berikut 1.1

    `

    1.2 Persyaratan Dasar Pengukuran Kinerja dan Spesifikasi

    `

    Ada sejumlah kriteria yang harus dipenuhi saat menetapkan proses peralatan pengukuran. Berikut adalah daftar spesifikasi yang penting untuk diperhatikan.

    ` (More …)

     
  • Bowwow 9:26 pm on June 4, 2010 Permalink | Balas  

    Bagaimana Kerja Kapasitor 

    Pengenalan Cara Kerja Kapasitor


    Kapasitor Flash dari kamera point-and-shoot.

    Di satu sisi, kapasitor sedikit mirip baterai. Meskipun mereka benar-benar bekerja dalam cara yang berbeda, kapasitor dan baterai baik menyimpan energi listrik. Jika Anda telah mengetahui carakerja baterai, Maka anda akan tahu bahwa baterai memiliki dua terminal. Di dalam baterai, reaksi kimia menghasilkan elektron pada satu terminal dan menyerap elektron pada terminal lain. kapasitor adalah jauh lebih sederhana dari baterai, karena tidak dapat menghasilkan elektron baru. Pada artikel ini, kita akan belajar apa kapasitor, apa yang dilakukan dan bagaimana itu digunakan dalam elektronik. Kami juga akan melihat sejarah kapasitor dan bagaimana beberapa orang membantu kemajuanya. Di dalam kapasitor, terminal koneksi ke dua piringan logam dipisahkan denganzat dielektrik. Anda dapat dengan mudah membuat kapasitor dari dua potong aluminium foil dan secarik kertas. Ini tidak akan menjadi kapasitor yang sangat baik dalam hal kapasitas penyimpanan, tetapi akan bekerja.

    (More …)

     
  • Bowwow 9:09 pm on May 17, 2010 Permalink | Balas
    Tags: flip-flop, register kanan-kiri, shift register   

    Register Geser 


    Pendahuluan

    Register geser adalah salah satu jenis rangkaian logika
    sekuensial, sebagian besar penyimpanan dari data digital menggunakan metode ini.
    Register geser adalah suatu kelompok flip-flop yang dihubungkan dalam satu
    rantai sehingga output flip-flop menjadi input dari flip-flop selanjutnya.
    Kebanyakan register tidak mempunyai sekuensi internal karakteristik dari keadaan.
    Semua flip-flop dikendalikan dengan clock pada umumnya, dan semuanya me-set
    atau reset dengan simultan.

    Dalam bab ini, jenis dasar register geser dipelajari,
    seperti Serial In – Serial Out, Serial In – Parallel Out, Parallel In -
    Serial Out, Parallel In – Parallel Out, and bidirectional shift registers
    (register
    geser dua arah). Suatu susunan counter – the shift register counter,
    juga diperkenalkan di sini.

    Register geser
    Serial In – Serial Out (SISO)

    Dasar register geser empat-bit
    dapat dirangakai dengan menggunakan empat D flip-flop, seperti yang
    diperlihatkan di bawah. Pengoprasian rangkaian terlihat seperti yang dijelaskan
    berikut. Pertama-tama register di-clear, memaksa keempat output
    bernilai nol. Input data kemudian diterapkan secara sekuensial dengan D input
    dari flip-flop yang pertama di kiri (FF0). Selama pulsa clock,
    satu bit ditransmisikan dari kiri ke kanan. Menerima suatu kata data menjadi
    1001. Least significant bit (LSB) data telah digeser lewat register dari FF0 ke
    FF3.

    (More …)

     
  • Bowwow 11:42 pm on March 22, 2010 Permalink | Balas  

    RLC Circuit 

    SIRKUIT RCL

    Suatu RCL sirkuit (juga dikenal dengan resonant sirkuit) adalah suatu sirkuir elektronik yang terdiri dari sebuah resistor (R), sebuah induktor dan sebuah kapasitor (C), yang dihubungkan seri atau paralel. Ini bentuk konfigurasi suatu harmonic oscillator.

    Sirkuit yang dapat diatur memiliki banyak bagian aplikasi dari oscillating circuit dan dalam radio dan teknik komunikaasi. Mereka dapat digunakan untuk memilih suatu jarak sempit frekuens-frekuensi da total spectrum gelombang radio. Sebagai contoh, radio-radio AM/FM secara khas menggunakan suatu sirkuit RCL untuk menyetel frekuensi radio. Biasanya suatu kapasitor variabel bisa digunakan untuk mengubah suatu nilai dari C dalam duatu sirkuit dan menyetel stasiun-stasiun pada frekuensi yang berbeda-beda. Desain-desain praktis lainya merubah-ubah induktansi L untuk mengatur penyetelan.

    Suatu sirkuit RLC disebut sebagai second-order circuit sebagai voltase atau arus dalam suatu sirkuit dapat dijelaskan dengan suatu second-order persamaan diferensial sirkuit analisis.

    Configurasi

    Setiap sirkuit RLC dibentuk dari dua komponen: sebuah sumber tenaga dan resonator. Terdapat dua jenis resonator­-LC seri dan LC paralel. Hasilnya, ada empat konfigurasi sirkuit RLC:

    • LC seri dengan sumber tenaga Thévenin
    • LC seri dengan sumber tenaga Norton
    • LC paralel dengan sumber tenaga Thévenin
    • LC paralel dengan sumber tenaga Norton.

    Ini relatif mudah untuk menunjukan bahwa setiap konfigurasi dua seri dapat diubah dalam suatu peubahan rangkaian dasar-secara spesifik., dengan perubahan suatu sumber tenaga Thévenin ke persamaan sumber tenaga Norton atau sebaliknya. Demikian juga, setiap konfigurasi dua paralel dapat di ubah ke yang lainya dalam suatu perubahan rangkaian yang sama. Ahirnya, suatu konfigurasi seri/Thévenin dan paralel/Norton adalah dual circuit satu dengan yang lainya. Demikian juga, suatu konfigurasi seri/Norton dan parallel/Thévenin juga adalah dual circuit.

    Persmaan dan Pebedaan Antara Sirkuit Seri dan Paralel

    Suatu lambang bandwidh dalam configurasi seri dan paralel adalah bertolak belakang satu sama lain. Hal ini sangat berguna untuk menentukanapakah sebuah konfigurasi seri atau paralel digunakan untuk bagian nyata desain sirkuit. Bagaimanapun juga dalam analisis sirkuit, biasanya suatu timbal balik dari dua variabel terakhir digunakan untuk menggolongkan suatu sistem. Mereka dikenal sebagai resonance frequency dan Q factor.

    Parameter Mendasar

    Terdapat dua fundamental parameters yang menjelaskan tingkah laku sirkuit RCL: suatu resonance ferquency dan attenuation (atau, sebagai kemungkinan lain, suatu faktor peredaman). Sebagai tambahan, parameter-parameter lain diperoleh dari awal didiskusikan di bawah ini.

    Resonance frequency

    Suatu resonance frequency tidak terendam dari suatu sirkuit RCL (dalam radians per second) diberikan oleh:

    Dalam unit hertz yang paling terkenal (atau cycle per second), suatu resonance frequency menjadi:

    Resonansi terjadi pada saat suatu impedansi kompleks ZLC dari suatu LC resonator menjado nol:

    Kedua impdansi ini adalah fungsi dari frekuensi sudut ω :


    mengatur magnitude dari suatu impedance menjadi nolpada ω = ω0 dan menggunakan j2 = − 1:

    Attenuation

    The attenuation α is define as

    Untuk seri RCL circuit, dan

    Untuk RCL paralel sirkuit.

    Damping factor

    Suatu faktor damping ζ adalah suatu rasio dari suatu attenuation α sedangkan suatu resinance frequency ω0 :

    Untuk suatu RCL sirkuit, dan:

    Untuk sirkuit RCL paralel.

    Ini kadang lebih nyaman menggunakan suatu damping factor, yang mana dimensionless, bahkan dari attenuation factor, yang mempunyai dimensi-dimensi radians per second, untuk menganalisa suatu properties dari resonance circuit.

     
  • Bowwow 3:18 am on March 18, 2010 Permalink | Balas  

    GERBANG LOGIKA 

    Suatu gerbang logika memperlihatkan suatu operasi logika pada satu ataulebih input logika dan menghasilkan suatu logika output tunggal. Suatu logika biasanya memperlihatkan logika Boolean dan yang paling umum ditemukan dalam sirkuit digital. Logika secara elektronis implementasinya tetap menggunakan dioda-dioda atau transistor-transistor, tapi dapat juga dibuat menggunakan electromagnetic relay, fluidic logic, pneumatic logic, optics, molecules, dan sering juga elemen mekanik. (untuk cara-cara lembuatan lihat referensi lain).

    Dalam logika elektronika, suatu tingkat logika di representasikan oleh tegangan atau arus, (ini tergantung pada jenis dari logika ekektronik yang digunakan). Setiap gerbang logika membutuhkan tenaga sehingga dapat … dan … arus untuk meningkatkan tegangan output yang sesuai. Dalam diagram sirkuit logika suatu tenaga tidak ditunjukan, tapi dalam suatu skematik elektronik mnyeluruh, koneksi tenaga dibutuhkan.

    Kesemua jenis gerbang logika (i.e.,AND, OR, NOT, XOR, XNOR) dapat diciptakan dari suatu jaringan sesuai dari gerbang NAND. Dengan cara yang sama semua gerbang dapat diciptakan dari suatu rangkaian gerbang NOR. Menurut sejarahnya, gerbang NAND lebih mudah pembuatanya ketimbang teknologi MOS maka gerbang NAND adalah pillar logika Boolean yang pertama dalam komputasi elektronika.

    Untuk sebuah input dari dua variabel, ada 16 kemungkinan fungsi-fungsi aljabar boolean. 16 fungsi-fungsi ini disebutkan dibawah, beserta dengan output-outputnya untuk setiap kombinasi dari variabel-variabel input.

     
    • Bejo 8:01 am on Maret 18, 2010 Permalink | Balas

      ha… semangat! Cah..

c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Balas
e
Edit
o
Show/Hide comments
t
Go to top
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Batal
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.